Rabu, 14 Januari 2009

Si Dia Playboy, Kok Bisa?

SAAT merasa tingkahlaku si dia janggal karena sering bergonta-ganti pasangan dan memainkan perasaan, Anda mungkin akan berpikir dirinya seorang playboy. Tapi eits, jangan salah, ternyata istilah playboy dalam tahap perkembangan manusia itu tidak ada.

Menurut psikolog Bondan Seno Prasetyadi, playboy sebenarnya hanya tempelan nama yang diberikan masyarakat. Sedangkan secara psikologi, istilah playboy itu tidak ada. Nah, mereka yang melakukan hal tersebut harus dilihat dari usianya.

"Kalau seorang pria yang masih berada dalam tahap remaja sampai dewasa awal (17-30 tahun) membina hubungan dengan lawan jenisnya lebih dari satu, maka sah-sah saja dilakukan. Karena saat itu merupakan masa penjajakan bagaimana mereka mengenal lawan jenis," ucap Bondan saat berbincang dengan okezone melalui telepon genggamnya, Kamis (30/10/2008).

Dijelaskan oleh psikolog dari PT Mitra Langgeng Sejati ini, istilah playboy berbenturan dengan unsur budaya. Pada manusia, unsur-unsur budaya menjadi lebih penting dibandingkan dengan psikologi perkembangannya.

Lebih lanjut Bondan mengungkapkan, dalam tahap perkembangan manusia, saat seorang pria berada di tahap remaja awal maka tugas perkembangannya adalah mengenal pasangan lawan jenisnya. Jadi saat berada dalam tahap ini boleh mengenal siapa saja dan berkencan dengan siapa saja. Tapi saat sudah menikah, hal itu tidak boleh dilakukan lagi.

"Dalam membina sebuah hubungan, ada unsur perasaan tidak enak karena dalam perjalanannya ada ikatan komitmen. Tapi ikatan tersebut hanya terbentuk karena adanya rasa saling suka dan kepentingan hobi atau kesamaan minat, jadi saat sudah tidak cocok bisa putus kapan saja dan kembali membina hubungan dengan yang lain. Sementara bila sudah menikah, perilaku tersebut sudah tidak bisa dilakukan lagi," paparnya.

Lantas pertanyaannya kini, bagaimana bila perilaku playboy itu terus berlanjut sampai seorang pria menikah? Mengenai hal itu, psikolog lulusan Universitas Gunadarma ini mengungkapkan cara pandangnya.

"Kalau sampai menikah seorang pria masih saja playboy, berarti waktu remaja awal tugas-tugas perkembangannya tidak sukses. Karena kalau saat menjalani tahap ini berjalan sukses, maka harusnya dia sudah puas. Akhirnya bermanifestasi, jadi di usianya yang tidak sepantasnya melakukan hal tersebut, malah kebalikannya," ungkap ayah satu orang puteri ini.

Bahkan, sambung Bondan, masalah pola asuh orangtua dan lingkungan juga turut memengaruhi perkembangan seseorang.

"Kalau perilaku playboy terulang lagi saat sudah menikah berarti ada pembentukan karakter dan attitude yang namanya habit. Dan itu tak lepas dari pola asuh, kontrol, dan komunikasi orangtua. Selain itu, lingkungan pun mendukung hal itu terjadi," pungkasnya (nsa)

Diambil dari : Okezone.com

SAAT merasa tingkahlaku si dia janggal karena sering bergonta-ganti pasangan dan memainkan perasaan, Anda mungkin akan berpikir dirinya seorang playboy. Tapi eits, jangan salah, ternyata istilah playboy dalam tahap perkembangan manusia itu tidak ada.

Menurut psikolog Bondan Seno Prasetyadi, playboy sebenarnya hanya tempelan nama yang diberikan masyarakat. Sedangkan secara psikologi, istilah playboy itu tidak ada. Nah, mereka yang melakukan hal tersebut harus dilihat dari usianya.

"Kalau seorang pria yang masih berada dalam tahap remaja sampai dewasa awal (17-30 tahun) membina hubungan dengan lawan jenisnya lebih dari satu, maka sah-sah saja dilakukan. Karena saat itu merupakan masa penjajakan bagaimana mereka mengenal lawan jenis," ucap Bondan saat berbincang dengan okezone melalui telepon genggamnya, Kamis (30/10/2008).

Dijelaskan oleh psikolog dari PT Mitra Langgeng Sejati ini, istilah playboy berbenturan dengan unsur budaya. Pada manusia, unsur-unsur budaya menjadi lebih penting dibandingkan dengan psikologi perkembangannya.

Lebih lanjut Bondan mengungkapkan, dalam tahap perkembangan manusia, saat seorang pria berada di tahap remaja awal maka tugas perkembangannya adalah mengenal pasangan lawan jenisnya. Jadi saat berada dalam tahap ini boleh mengenal siapa saja dan berkencan dengan siapa saja. Tapi saat sudah menikah, hal itu tidak boleh dilakukan lagi.

"Dalam membina sebuah hubungan, ada unsur perasaan tidak enak karena dalam perjalanannya ada ikatan komitmen. Tapi ikatan tersebut hanya terbentuk karena adanya rasa saling suka dan kepentingan hobi atau kesamaan minat, jadi saat sudah tidak cocok bisa putus kapan saja dan kembali membina hubungan dengan yang lain. Sementara bila sudah menikah, perilaku tersebut sudah tidak bisa dilakukan lagi," paparnya.

Lantas pertanyaannya kini, bagaimana bila perilaku playboy itu terus berlanjut sampai seorang pria menikah? Mengenai hal itu, psikolog lulusan Universitas Gunadarma ini mengungkapkan cara pandangnya.

"Kalau sampai menikah seorang pria masih saja playboy, berarti waktu remaja awal tugas-tugas perkembangannya tidak sukses. Karena kalau saat menjalani tahap ini berjalan sukses, maka harusnya dia sudah puas. Akhirnya bermanifestasi, jadi di usianya yang tidak sepantasnya melakukan hal tersebut, malah kebalikannya," ungkap ayah satu orang puteri ini.

Bahkan, sambung Bondan, masalah pola asuh orangtua dan lingkungan juga turut memengaruhi perkembangan seseorang.

"Kalau perilaku playboy terulang lagi saat sudah menikah berarti ada pembentukan karakter dan attitude yang namanya habit. Dan itu tak lepas dari pola asuh, kontrol, dan komunikasi orangtua. Selain itu, lingkungan pun mendukung hal itu terjadi," pungkasnya (nsa)

Diambil dari : Okezone.com

0 komentar:

Selasa, 13 Januari 2009

Pacaran Dalam Pandangan Islam

a. Islam Mengakui Rasa Cinta

Islam mengakui adanya rasa cinta yang ada dalam diri manusia. Ketika seseorang memiliki rasa cinta, maka hal itu adalah anugerah Yang Kuasa. Termasuk rasa cinta kepada wanita (lawan jenis) dan lain-lainnya.

“Dijadikan indah pada manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik .”(QS. Ali Imran :14).

Khusus kepada wanita, Islam menganjurkan untuk mengejwantahkan rasa cinta itu dengan perlakuan yang baik, bijaksana, jujur, ramah dan yang paling penting dari semau itu adalah penuh dengan tanggung-jawab. Sehingga bila seseorang mencintai wanita, maka menjadi kewajibannya untuk memperlakukannya dengan cara yang paling baik.

Rasulullah SAW bersabda,”Orang yang paling baik diantara kamu adalah orang yang paling baik terhadap pasangannya (istrinya). Dan aku adalah orang yang paling baik terhadap istriku”.

b. Cinta Kepada Lain Jenis Hanya Ada Dalam Wujud Ikatan Formal

Namun dalam konsep Islam, cinta kepada lain jenis itu hanya dibenarkan manakala ikatan di antara mereka berdua sudah jelas. Sebelum adanya ikatan itu, maka pada hakikatnya bukan sebuah cinta, melainkan nafsu syahwat dan ketertarikan sesaat.

Sebab cinta dalam pandangan Islam adalah sebuah tanggung jawab yang tidak mungkin sekedar diucapkan atau digoreskan di atas kertas surat cinta belaka. Atau janji muluk-muluk lewat SMS, chatting dan sejenisnya. Tapi cinta sejati haruslah berbentuk ikrar dan pernyataan tanggung-jawab yang disaksikan oleh orang banyak.

Bahkan lebih ‘keren’nya, ucapan janji itu tidaklah ditujukan kepada pasangan, melainkan kepada ayah kandung wanita itu. Maka seorang laki-laki yang bertanggung-jawab akan berikrar dan melakukan ikatan untuk menjadikan wanita itu sebagai orang yang menjadi pendamping hidupnya, mencukupi seluruh kebutuhan hidupnya dan menjadi `pelindung` dan ‘pengayomnya`. Bahkan `mengambil alih` kepemimpinannya dari bahu sang ayah ke atas bahunya.

Dengan ikatan itu, jadilah seorang laki-laki itu `the real gentleman`. Karena dia telah menjadi suami dari seorang wnaita. Dan hanya ikatan inilah yang bisa memastikan apakah seorang laki-laki itu betul serorang gentlemen atau sekedar kelas laki-laki iseng tanpa nyali. Beraninya hanya menikmati sensasi seksual, tapi tidak siap menjadi the real man.

Dalam Islam, hanya hubungan suami istri sajalah yang membolehkan terjadinya kontak-kontak yang mengarah kepada birahi. Baik itu sentuhan, pegangan, cium dan juga seks. Sedangkan di luar nikah, Islam tidak pernah membenarkan semua itu. Kecuali memang ada hubungan `mahram` (keharaman untuk menikahi). Akhlaq ini sebenarnya bukan hanya monopoli agama Islam saja, tapi hampir semua agama mengharamkan perzinaan. Apalagi agama Kristen yang dulunya adalah agama Islam juga, namun karena terjadi penyimpangan besar sampai masalah sendi yang paling pokok, akhirnya tidak pernah terdengar kejelasan agama ini mengharamkan zina dan perbuatan yang menyerampet kesana.

Sedangkan pemandangan yang lihat dimana ada orang Islam yang melakukan praktek pacaran dengan pegang-pegangan, ini menunjukkan bahwa umumnya manusia memang telah terlalu jauh dari agama. Karena praktek itu bukan hanya terjadi pada masyarakat Islam yang nota bene masih sangat kental dengan keaslian agamanya, tapi masyakat dunia ini memang benar-benar telah dilanda degradasi agama.

Barat yang mayoritas nasrani justru merupakan sumber dari hedonisme dan permisifisme ini. Sehingga kalau pemandangan buruk itu terjadi juga pada sebagian pemuda-pemudi Islam, tentu kita tidak melihat dari satu sudut pandang saja. Tapi lihatlah bahwa kemerosotan moral ini juga terjadi pada agama lain, bahkan justru lebih parah.

c. Pacaran Bukan Cinta
Melihat kecenderungan aktifitas pasangan muda yang berpacaran, sesungguhnya sangat sulit untuk mengatakan bahwa pacaran itu adalah media untuk saling mencinta satu sama lain. Sebab sebuah cinta sejati tidak berentu sebuah perkenalan singkat, misalnya dengan bertemu di suatu kesempatan tertentu lalu saling bertelepon, tukar menukar SMS, chatting dan diteruskan dengan janji bertemua langsung.

Semua bentuk aktifitas itu sebenarnya bukanlah aktifitas cinta, sebab yang terjadi adalah kencan dan bersenang-senang. Sama sekali tidak ada ikatan formal yang resmi dan diakui. Juga tidak ada ikatan tanggung-jawab antara mereka. Bahkan tidak ada ketentuan tentang kesetiaan dan seterusnya.

Padahal cinta itu memiliki, tanggung-jawab, ikatan syah dan sebuah harga kesetiaan. Dalam format pacaran, semua instrumen itu tidak terdapat, sehingga jelas sekali bahwa pacaran itu sangat berbeda dengan cinta.

d. Pacaran Bukanlah Penjajakan / Perkenalan
Bahkan kalau pun pacaran itu dianggap sebagai sarana untuk saling melakukan penjajakan, perkenalan atau mencari titik temu antara kedua calon suami istri, bukanlah anggapan yang benar. Sebab penjajagan itu tidak adil dan kurang memberikan gambaran sesungguhnya dari data yang diperlukan dalam sebuah persiapan pernikahan.

Dalam format mencari pasangan hidup, Islam telah memberikan panduan yang jelas tentang apa saja yang perlu diperhitungkan. Misalnya sabda Rasulullah SAW tentang 4 kriteria yang terkenal itu.

Dari Abi Hurairah ra bahwa Rasulullah SAW berdabda,”Wanita itu dinikahi karena 4 hal : [1] hartanya, [2] keturunannya, [3] kecantikannya dan [4] agamanya. Maka perhatikanlah agamanya kamu akan selamat. (HR. Bukhari Kitabun Nikah Bab Al-Akfa’ fiddin nomor 4700, Muslim Kitabur-Radha’ Bab Istihbabu Nikah zatid-diin nomor 2661)

Selain keempat kriteria itu, Islam membenarkan bila ketika seorang memilih pasangan hidup untuk mengetahui hal-hal yang tersembunyi yang tidak mungkin diceritakan langsung oleh yang bersangkutan. Maka dalam masalah ini, peran orang tua atau pihak keluarga menjadi sangat penting.

Inilah proses yang dikenal dalam Islam sebaga ta’aruf. Jauh lebih bermanfaat dan objektif ketimbang kencan berduaan. Sebab kecenderungan pasangan yang sedang kencan adalah menampilkan sisi-sisi terbaiknya saja. Terbukti dengan mereka mengenakan pakaian yang terbaik, bermake-up, berparfum dan mencari tempat-tempat yang indah dalam kencan. Padahal nantinya dalam berumah tangga tidak lagi demikian kondisinya.

Istri tidak selalu dalam kondisi bermake-up, tidak setiap saat berbusana terbaik dan juga lebih sering bertemua dengan suaminya dalam keadaan tanpa parfum. Bahkan rumah yang mereka tempati itu bukanlah tempat-tempat indah mereka dulu kunjungi sebelumnya. Setelah menikah mereka akan menjalani hari-hari biasa yang kondisinya jauh dari suasana romantis saat pacaran.

Maka kesan indah saat pacaran itu tidak akan ada terus menerus di dalam kehidupan sehari-hari mereka. Dengan demikian, pacaran bukanlah sebuah penjajakan yang jujur, sebaliknya sebuah penyesatan dan pengelabuhan.

Dan tidak heran kita dapati pasangan yang cukup lama berpacaran, namun segera mengurus perceraian belum lama setelah pernikahan terjadi. Padahal mereka pacaran bertahun-tahun dan membina rumah tangga dalam hitungan hari. Pacaran bukanlah perkenalan melainkan ajang kencan saja.

Hadaanallahu Wa Iyyakum Ajma`in, Wallahu A`lam Bish-shawab,
Wassalamu `Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh.

Richie FM

POSISI : VOKAL
TTL : BANDUNG 18 MEI 1983
HOBI : EXTREME SPORT
MUSIK FAVORIT: ROCK 'N SOUL
WARNA FAVORIT: MERAH HITAM
MAKANAN FAVORIT: JAPANESE FOOD




Saya mulai nyanyi dari kelas 4 SD,emang ada turunan kali" dari orang tua,tapi bokap pegang BASS,masih adalah dikit2 jiwa seninya.sejak itu mulai ngeband sama temen2 nongkrong,dari awal iseng2 ngeband, kita coba2 ikutan parade/festival,alhamdulillah kita selalu dapet 3 besar.beranjak SMA,saya nyoba2 bergabung sama anak sekolah,saya juga sempet melanjutkan sekolah ke jengjang UNIVERSITAS,baru 2 bulan masuk udah ada tawaran bergabung dengan salah satu band,karena jiwa musik dah tertanam,tanpa basa-basi tawaran itu diambil.tidak berlangsung lama,sekitar 1tahunan.saya nyoba audisi vokal,di ajang THE DREAM BAND 2005 dan alhamdulillah masuk menjadi perwakilan BANDUNG,yang tergabung dalam ANKARA BAND..pada tahun 2006 FIVE MINUTES mengadakan AUDISI VOKAL dan saya mendapat tawaran untuk audisi,dari mulai awal audisi saya diberi kesempatan untuk mempelajari materi-materi dari 'FM' setelah saya mendengarkan lebih detail disini saya merasakan kenyamanan,saya bisa lebih mengeksplor,mungkin karena musiknya pas atau memang jodohnya....AMIN.(he..ngarep!!) dan ternyata mimpi jadi kenyataan,saya diperkenankan mengisi kekosongan vokal di FIVE MINUTES.

FIVE MINUTES PERSONIL

LOST IN LOVE

GENRE : Drama Roman/Percintaan
PEMAIN : Pevita Pearce, Richard Kevin, Arifin Putra, Adrian Subono, Arinda Gita, Barry Prima, George Rudy, Chrisye Subono
SUTRADARA : Rachmania Arunita
PENULIS NASKAH : Rachmania Arunita
PRODUSER : Rachmania Arunita
RUMAH PRODUKSI : Itrema (PT. INDONESIA TREND MAESTRO)
DURASI : -
KLASIFIKASI PENONTON : 13 Tahun Keatas (13+)
TANGGAL RILIS : 22 Mei 2008
SINOPSIS :

Berawal dari kekecewaan Tita pada semua orang yang menganggapnya sebagai anak kecil dan manja. Dia pun dikhianati oleh Adit dengan sikapnya yang tidak berubah, tetap dingin, dan ketus. Tita semakin kesal karena Adit pun memiliki penilaian yang sama seperti kebanyakan orang.

Suatu ketika, Tita memutuskan pertunangan dan hubungan dengan Adit. Dia merasa sudah saatnya hidup mandiri tanpa ada seorang pun yang menjaga atau melarangnya berbuat apapun. Tita ingin membuktikan kalau dirinya sanggup hidup sendiri tanpa orang lain.

Hingga akhirnya dia memberanikan diri melakukan petualangan di kota Paris seorang diri. Tetapi, belum apa-apa, Tita malah tersesat di tengah-tengah kota yang dia tidak kenal. Namun, tak disangka-sangka dia bertemu dengan Alex, mahasiswa asal Thailand yang kuliah di Paris.

Dapatkah Tita mempercayai Alex untuk memandu petualangannya selama di Paris? Akankah Tita kembali menemukan jalan pulang dan kembali mendapatkan cintanya?

Misteri Segitiga Bermuda Mei 12, 2007 pada 2:29 pm (Misteri yang Belum Terpecahkan)

Segitiga Bermuda (bahasa Inggris: Bermuda Triangle), terkadang disebut juga Segitiga Setan adalah sebuah wilayah lautan di Samudra Atlantik seluas 1,5 juta mil2 atau 4 juta km2 yang membentuk garis segitiga antara Bermuda, wilayah teritorial Britania Raya sebagai titik di sebelah utara, Puerto Riko, teritorial Amerika Serikat sebagai titik di sebelah selatan dan Miami, negara bagian Florida, Amerika Serikat sebagai titik di sebelah barat. Segitiga Bermuda dikenal karena isu paranormal yang berhubungan menghilangnya sejumlah kapal dan pesawat terbang yang memasuki area tersebut. Tak semua pertanyaan ada jawabannya. Demikian pula dengan sejumlah peristiwa dan fenomena alam di bumi ini. Tak semua (belum) bisa dijelaskan.

Bagi Anda yang gemar kisah misteri, pasti mengenal Segitiga Bermuda. Wilayah laut di selatan Amerika Serikat dengan titik sudut Miami (di Florida), Puerto Rico (Jamaica), dan Bermuda ini, telah berabad-abad menyimpan kisah yang tak terpecahkan. Misteri demi misteri bahkan telah dicatat oleh pengelana samudera macam Christopher Columbus.

Sekitar 1492, ketika dirinya akan mengakhiri perjalanan jauhnya menuju dunia barunya, Amerika, Columbus sempat menyaksikan fenomena aneh di wilayah ini. Di tengah suasana laut yang terasa aneh, jarum kompas di kapalnya beberapa kali berubah-ubah. Padahal cuaca saat itu begitu baik.

Lebih dari itu, tak jauh dari kapal, pada suatu malam tiba-tiba para awaknya dikejutkan dengan munculnya bola-bola api yang terjun begitu saja ke dalam laut. Mereka juga menyaksikan lintasan cahaya dari arah ufuk yang kemudian menghilang begitu saja.

Begitulah Segitiga Bermuda. Di wilayah ini, indera keenam memang seperti dihantui ’suasana’ yang tak biasa. Namun begitu rombongan Columbus masih terbilang beruntung, karena hanya disuguhi ‘pertunjukkan’. Lain dengan pelintas-pelintas yang lain.

Menurut catatan kebaharian, peristiwa terbesar yang pernah terjadi di wilayah ini adalah lenyapnya sebuah kapal berbendera Inggris, Atalanta, pada 1880. Tanpa jejak secuilpun, kapal yang ditumpangi tiga ratus kadet dan perwira AL Inggris itu raib di sana. Selain Atalanta, Segitiga Bermuda juga telah menelan ratusan kapal lainnya.

Di lain kisah, Segitiga Bermuda juga telah membungkam puluhan pesawat yang melintasinya. Peristiwa terbesar yang kemudian terkuak sekitar 1990 lalu adalah raibnya iring-iringan lima Grumman TBF Avenger AL AS yang tengah berpatroli melintas wilayah laut ini pada siang hari 5 Desember 1945. Setelah sekitar dua jam penerbangan komandan penerbangan melapor, bahwa dirinya dan anak buahnya seperti mengalami disorientasi. Beberapa menit kemudian kelima TBF Avenger ini pun raib tanpa sempat memberi sinyal SOS.

Anehnya, misteri Avenger tak berujung di situ saja. Ketika sebuah pesawat SAR jenis Martin PBM-3 Mariner dikirim mencarinya, pesawat amfibi gembrot dengan tigabelas awak ini pun ikut-ikutan lenyap. Hilang bak ditelan udara. Keesokan harinya ketika wilayah-wilayah laut yang diduga menjadi tempat kecelakaan keenam pesawat disapu enam pesawat penyelamat pantai dengan 27 awak, tak satu pun serpihan pesawat ditemukan. Ajaib.

Tahun demi tahun berlalu. Sekitar 1990, tanpa dinyana seorang peneliti berhasil menemukan onggokan kerangka pesawat di lepas pantai Fort Launderdale, Florida. Betapa terkejutnya orang-orang yang menyaksikan. Karena, ketika dicocok kan, onggokan metal itu ternyata bagian dari kelima TBF Avenger.

Hilangnya C-119

Kisah ajaib lainnya adalah hilangnya pesawat transpor C-119 Flying Boxcar pada 7 Juni 1965. Pesawat tambun mesin ganda milik AU AS bermuatan kargo ini, hari itu pukul 7.47 lepas landas dari Lanud Homestead. Pesawat dengan 10 awak ini terbang menuju Lapangan Terbang Grand Turk, Bahama, dan diharapkan mendarat pukul 11.23.

Pesawat ini sebenarnya hampir menuntaskan perjalanannya. Hal ini diketahui dari kontak radio yang masih terdengar hingga pukul 11. Sesungguhnya memang tak ada yang mencurigakan. Kerusakan teknis juga tak pernah dilaporkan. Tetapi Boxcar tak pernah sampai tujuan.

“Dalam kontak radio terakhir tak ada indikasi apa-apa bahwa pesawat tengah mengalami masalah. Namun setelah itu kami kehilangan jejaknya,” begitu ungkap juru bicara Penyelamat Pantai Miami. “Besar kemungkinan pesawat mengalami masalah kendali arah (steering trouble) hingga nyasar ke lain arah,” tambahnya.

Seketika itu pula tim SAR terbang menyapu wilayah seluas 100.000 mil persegi yang diduga menjadi tempat kandasnya C-119. Namun hasilnya benar-benar nihil. Sama seperti hilangnya pesawat-pesawat lainnya di wilayah ini, tak satu pun serpihan pesawat atau tubuh manusia ditemukan.

“Benar-benar aneh. Sebuah pesawat terbang ke arah selatan Bahama dan hilang begitu saja tanpa jejak,” demikian komentar seorang veteran penerbang Perang Dunia II.

Seseorang dari Tim SAR mengatakan, kemungkinan pesawat jatuh di antara Pulau Crooked dan Grand Turk. Bisa karena masalah struktur, ledakan, atau kerusakan mesin. Kalau memang pesawat meledak, kontak radio memang pasti tak akan pernah terjadi, tetapi seharusnya kami bisa menemukan serpihan pecahannya. Begitu pula jika pesawat mengalami kerusakan, mestinya sang pilot bisa melakukan ditching (pendaratan darurat di atas air). Pasalnya, cuaca saat itu dalam keadaan baik. Dalam arti langit cerah, ombak hanya sekitar satu meter, dan angin hanya 15 knot.

Analisis selanjutnya memang mengembang kemana-mana. Namun tetap tidak menghasilkan apa-apa. Kasus C-119 Flying Boxcar pun terpendam begitu saja, sampai akhirnya pada tahun 1973 terbit artikel dari International UFO Bureau yang mengingatkan kembali sejumlah orang pada kasus ajaib tersebut.

Dalam artikel ini dimuat kesaksian astronot Gemini IV, James McDivitt dan Edward H. White II, yang justru membuat runyam masalah. Rupanya pada saat-saat di sekitar raibnya C-119, dia kebetulan tengah mengamati wilayah di sekitar Karibia. Gemini kebetulan memang sedang mengawang-awang di sana. Menurut catatan NASA, pada 3 sampai 7 Juni 1965 keduanya tengah melakukan eksperimen jalan-jalan ke luar kapsul Gemini dengan perlengkapan yang dirahasiakan.

Menurut Divitt, dia melihat sebuah pesawat tak dikenal (UFO) dengan semacam lengan mekanik kedapatan sedang meluncur di atas Karibia. Beberapa menit kemudian Ed White pun menyaksikan obyek lainnya yang serupa. Sejak itulah lalu merebak isu, C-119 diculik UFO. Para ilmuwan pun segera tertarik menguji kesaksian ini. Tak mau percaya begitu saja, mereka mengkonfirmasi obyek yang dilihat kedua astronot dengan satelit-satelit yang ada disekitar Gemini IV. Boleh jadi ‘kan yang mereka salah lihat ? Maklum saat itu (hingga kini pun), banyak pihak masih menilai sektis terhadap kehadiran UFO.

Ketika itu kepada kedua astronot disodori gambar Pegasus 2, satelit raksasa yang memang memiliki antene mirip lengan sepanjang 32 meter dan sejumlah sampah satelit yang ada di sekitar itu. Namun baik dari bentuk dan jarak, mereka menyanggah jika telah salah lihat.

“Sekali lagi saya tegaskan, dengan menyebut UFO ‘kan tak berarti saya menunjuk pesawat ruang angkasa dari planet lain. Pengertian UFO sangat universal. Bahwa jika saya melihat pesawat yang menurut penilaian saya tak saya kenal, tidakkah layak jika saya menyebutnya sebagai UFO?” sergah Divitt.

Begitulah kasus C-119 Flying Boxcar yang tak pernah terpecahkan hingga kini. Diantara kapal atau pesawat yang raib di wilayah Segitiga Bermuda kisahnya memang senantiasa sama. Terjadi ketika cuaca sedang baik, tak ada masalah teknis, kontak radio berjalan biasa, tetapi si pelintas tiba-tiba menghilang begitu saja. Tanpa meninggalkan jejak sama sekali.

Banyak teori kemudian dihubung-hubungkan dengan segala kejadian di sana. Ada yang menyebut teori pelengkungan waktu, medan gravitasi terbalik, abrasi atmosfer, dan ada juga teori anomali magnetik-gravitasi. Selain itu ada juga yang mengaitkannya dengan fenomena gampa laut, serangan gelombang tidal, hingga lubang hitam (black-hole) yang hanya terjadi di angkasa luar sana. Aneh-aneh memang analisanya, namun tetap saja tak ada satu pun yang bisa menjelaskannya. Hanya ALLAH yang mengetahui di balik semua ini……

Belum lama ini tahun lalu, beberapa ilmuwan Amerika, Perancis dan negara lainnya pada saat melakukan survey di area dasar laut Segitiga Bermuda, Samudera Atlantik, menemukan sebuah piramida berdiri tegak di dasar laut yang tak pernah diketahui orang, berada dibawah ombak yang menggelora! Panjang sisi dasar piramida ini mencapai 300 meter, tingginya 200 meter, dan jarak ujung piramida ini dari permukaan laut sekitar 100 meter. Jika bicara tentang ukuran, piramida ini lebih besar skalanya dibandingkan dengan piramida Mesir kuno yang ada di darat. Di atas piramida terdapat dua buah lubang yang sangat besar, air laut dengan kecepatan tinggi melalui kedua lubang ini, dan oleh karena itu menggulung ombak yang mengamuk dengan membentuk pusaran raksasa yang membuat perairan disekitar ini menimbulkan ombak yang dahsyat menggelora dan halimun pada permukaan laut. Penemuan terbaru ini membuat para ilmuwan takjub.

Bagaimanakah orang dulu membangun piramida dan hidup didasar laut dengan lautnya yang gemuruh menggelora? Ada beberapa ilmuwan Barat yang berpendapat bahwa Piramida di dasar laut ini mungkin awalnya dibuat diatas daratan, lalu terjadi gempa bumi yang dahsyat, dan tenggelam ke dasar laut seiring dengan perubahan di darat. Ilmuwan lainnya berpendapat bahwa beberapa ratus tahun yang silam perairan di area Segitiga Bermuda mungkin pernah sebagai salah satu landasan aktivitas bangsa Atlantis, dan Piramida di dasar laut tersebut mungkin sebuah gudang pemasokan mereka. Ada juga yang curiga bahwa Piramida mungkin sebuah tanah suci yang khusus dilindungi oleh bangsa Atlantis pada tempat yang mempunyai sejenis kekuatan dan sifat khas energi kosmosnya, dia (Piramida) bisa menarik dan mengumpulkan sinar kosmos, medan energi atau energi gelombang lain yang belum diketahui.dan struktur pada bagian dalamnya mungkin adalah resonansi gelombang mikro, yang memiliki efek terhadap suatu benda dan menghimpun sumber energi lainnya.
Benarkah demikian? Master Li Hongzhi dalam buku Zhuan Falun mempunyai penjelasan tentang penemuan peradaban prasejarah sebagai berikut;
“Di atas bumi ada benua Asia, Eropa, Amerika Selatan, Amerika Utara, Oceania, Afrika dan benua Antartika, yang oleh ilmuwan geologi secara umum disebut ‘lempeng kontinental’. Sejak terbentuknya lempeng kontinental sampai seakrang, sudah ada sejarah puluhan juta tahun. Dapat dikatakan pula bahwa banyak daratan berasal dari dasar laut yang naik ke atas, ada juga banyak daratan yang tenggelam ke dasar laut, sejak kondisi ini stabil sampai keadaan sekarang , sudah bersejarah puluhan juta tahun. Namun dibanyak dasar laut, telah ditemukan sejumlah bangunan yang tinggi besar dengan pahatan yang sangat indah, dan bukan berasal dari warisan budaya umat manusia modern, jadi pasti bangunan yang telah dibuat sebelum ia tenggelam ke dasar laut.” Dipandang dari sudut ini, misteri asal mula Piramida dasar laut ini sudah dapat dipecahkan.

Sinopsis: SAUS KACANG

Dewi (Bunga Citra Lestari) – Chef de Cuisine restoran di sebuah hotel bintang 5 di Bali – sudah berulangkali sial dalam bercinta. Fredo (Ashraf Sinclair), seorang turis dari Malaysia yang sangat menyulitkan karyawan hotel. Ia moody, sering complain dan yang paling parah, ia senang sekali menghina para pegawai hotel. Tapi buat Dewi dengan slogannya “Tak ada tamu yang tak bisa dihadapi”, ini adalah tantangan

Usah Dewi terlalu berlebihan hingga mereka tak sadar telah keluar rumah disaat perayaan Nyepi. Mereka pun mendapat hukuman membersihkan pura selama beberapa hari. Masa-masa menjalani hukuman itu terungkap bahwa mereka memiliki nasib yang sama dalam cinta. Hubungan mereka makin akrab dan lebih ceria menjalani hukuman.

Disaat mereka berdua siap menjalani lembaran baru, mantan calon istri Fredo, Mae dating menyusulnya ke Bali, menawarkan cintanya kembali. Fredo bimbang, Dewi pun berfikir akankah kegagalan cerita cintanya akan terulang kembali?

Temukan jawabannya di penghujung tahun 2008

Senin, 12 Januari 2009

Tips Cara Mempertahankan Keperawanan/Keperjakaan Agar Tetap Suci Jadi Perawan/Perjaka Ting Ting


Berikut ini adalah cara mempertahankan keperawanan wanita dan keperjakaan pria oleh organisasi.org :

1. Menolak Ajakan Mesum
Jika lawan jenis baik teman maupun pacar kita mengajak sesuatu yang berbau parno segera tolak dan nyatakan dengan serius bahwa kita tidak menyukainya. Jika anda tidak berani menolak dan mengatakan tidak pada sesuatu yang tidak anda sukai, maka dapat mengakibatkan keterusan dan batin pun tersiksa.

2. Berwibawa Dan Tegas Dalam Menjalin Hubungan
Dari awal sebaiknya buat kesepakatan dengan kekasih pujaan hati bahwa kita tidak ingin ada kegiatan yang berbau mesum. Mesum hanya boleh bebas dilakukan setelah menikah kelak. Apabila pacar kita hanya menginginkan tubuh kita saja sebaiknya sudahi saja hubungan yang ada karena dia toh nantinya tidak akan menikahi kita. Habis manis sepah dibuang. Selama berpacaran pun jangan terlalu menggoda agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

3. Perkecil Peluang Melakukan Kegiatan Mesum
Hindari berada di suatu tempat hanya berdua saja dan lebih baik tetap berada dalam wilayah publik atau yang terpantau oleh orang tua.

4. Memilih Pasangan Yang Baik
Carilah cewek atau cowok yang benar-benar cinta kepada kita, bukan hanya karena nafsu birahi saja. Orang yang mencintai kita dan memiliki sikap perilaku yang baik tidak akan melukai dan menyakiti kita.

5. Bersikap Waspada Dan Cerdas
Tetap waspada dalam situasi dan kondisi apapun. Jangan pernah lengah baik dengan orang yang sudah lama kita kenal maupun yang baru kita kenal. Perkosaan dapat terjadi di mana pun dan kapan pun.

6. Puaskan Sendiri Jika Sangat Mendesak
Daripada harus kehilangan keperawanan atau keperjakaan kita sebaiknya lakukan pemuasan sendiri dengan baik dan benar tanpa boleh diketahui orang lain. Kegiatan pemuasan nafsu sendiri mungkin dilarang oleh agama kita, jadi lakukan dengan pertimbangan mendalam.

7. Bangga Menjadi Virgin Perawan/Perjaka
Pergaulan yang salah terkadang menggoyang keyakinan dan budaya kita bahwa tetap menjadi perawan dan perjaka adalah kuno, nggak trendy, katro, gak gaul, gak asyik, payah, jadul, dan lain sebagainya. Justru kita harus melawan dengan rasa kebanggaan tetap memiliki segel yang masih baru dan bagus. Orang yang ingin mencelakakan dan menceburkan kita dalam lembah dosa akan mengajak kita untuk menghilangkan kesucian kita hanya demi trend dan gaul.

8. Jangan Ikut-Ikutan Teman atau Trend
Kita harus mampu menjadi diri sendiri dan tidak bergantung pada teman-teman kita. Teman yang tadinya baik bisa tiba-tiba menjadi buruk dan menularkan keburukannya pada kita karena mungkin dia tidak mau menjadi korban sendirian sehingga mengajak anda turut serta jatuh ke dalamnya. Blacklist dan jauhi teman yang sudah tidak bisa diajak bekerja sama dengan baik dan cari saja yang baru dan baik-baik.

9. Pilih Teman Yang Tidak Menjerumuskan
Dalam bergaul pilihlah yang baik karena mereka tidak akan menjerumuskan anda pada keburukan-keburukan. Pergaulan yang jelek walaupun anda merasa pas, dihargai, keren dan merasa gaul mereka dapa menjerumuskan anda tanpa disadari sehingga hanya sesal di kemudian hari yang bisa anda dapatkan.

10. Menanamkan Nilai-Nilai Sebagai Berikut :

a. Berdampak Buruk Bagi Kesehatan
Seks sebelum pernikahan (pranikah) dan atau berganti-ganti pasangan beresiko tinggi menularkan banyak penyakit berbahaya kepada kita dan keluarga. Menikah dengan pria hidung belang atau wanita jablay pun beresiko menjadi tertular penyakit karena bukan kesalahan kita.

b. Dosa Besar
Bagaimana pun zina / zinah itu dosa dan dosanya besar. Hindari zina dan anda akan bahagia di akhirat kelak.

c. Menikah Dengan Bahagia
Dengan tidak melakukan hubungan seks pra nikah anda akan lebih dicintai, dihormati dan dihargai oleh pasangan anda ketika menikah. Batin pun puas dan bahagia karena memberikan sesuatu yang paling berharga dari diri kita untuk orang yang paling kita cintai.

d. Seks Bebas = Narkoba = Merokok = Ketagihan
Sekali mencoba ngeseks bebas maka kita bisa terjerumus dalam lubang kenistaan yang dahsyat. Ketagihan dan ketergantungan ada seks bebas akan terus membayangi kita seumur hidup. Jika telah menikah dan ternyata tidak memiliki kemampuan seks yang baik kita pun akan selalu membanding-bandingkan dengan yang lain dan cenderung akan melakukan selingkuh untuk mencari kepuasan sesaat yang sesat.

e. Merusak Masa Depan
Hamil muda tanpa suami, punya anak haram hasil hubungan gelap / pergaulan bebas, dikanal sebagai orang kotor, dan lain sebagainya merupakan aib bagi kita sendiri dan juga aib bagi keluarga dan orang-orang terdekat kita. Sekali rusak maka masa depan anda taruhannya. Pederitaan bisa anda alami hingga akhir hayat.

f. Kehilangan Kesucian Adalah Kekalahan
Sama seperti sedang puasa di mana tujuannya adalah mempertahankan hawa nafsu demi menjadi orang yang lebih baik dan berkah dari Tuhan. Jangan sampai kita ikut batal puasa karena digoda oleh orang lain yang tidak bertanggung jawab. Sekali menetapkan tujuan untuk tetap menjaga kesucian, tetap harus dipertahankan dengan keringat dan air mata.

Tambahan :
Dilarang berkomentar secara vulgar dan anti keperawanan / keperjakaan. Tetap harus sopan dan menghargai sesama. Jangan menjerumuskan orang lain dengan tanggapan / komentar anda untuk menjadi pengejar pemuasan nafsu birahi. Bagi yang masih muda atau di bawah umur sebaiknya konsultasikan pada orang tua, guru, wali dan orang lain yang dapat dipercaya penuh. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita semua.